Saya Zulva Galang Aditya, biasa dipanggil Galang, tapi ada juga teman yang manggil ilang's. Saya berasal dari Kota Metro, Lampung, Indonesia. Sebuah daerah yang indah dengan pemandangan dan tempat wisata yang tidak kalah menarik dengan daerah-daerah lain. Riwayat Pendidikan: SD Muhammadiyah Kota Metro SMP Negeri 4 Kota Metro Terimakasih telah mengunjungi Blog saya, semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi teman-teman sekalian. Salam Kenal.

Backlink

Laporan Praktikum Asam Basa

PRAKTIKUM KE I
TITRASI ASAM BASA
Laporan ini disusun untuk memenuhi salahsatu tugas mata kuliah Kimia Analitik II








PRODI FARMASI
STIKES BAKTI TUNAS HUSADA
TASIKMALAYA
2011
TITRASI ASAM BASA
A.   Tujuan
Menetapkan kadar suatu sampel asam dengan menitrasinya dengan larutan baku basa (alkalimetri )atau sampel basa dengan larutan baku asam (asidimetri )
B.   Dasar Teori
Salahsatu aplikasi stoikiometri larutan adalah titrasi. Titrasi asam basa adalah suatu prosedur untuk menentukan kadar (pH) suatu larutan asam atau basa berdasarkan reaksi asam-basa.
Kadar larutan asam dapat ditentukan dengan menggunakan laruta basa yang sudah diketahui kadarnya,dan sebaiknya kadar suatu larutan basa dapat ditentukan dengan menggunakan larutan asam yang sudah diketahui kadarnya.
Untuk menentukan titik akhir titrasi digunakan suatu indicator. Indicator untuk suatu titrasi dipilih sedemikian sehingga pH pada titik ekivalen berada dalam rentang pH indikatornya.

Contoh –contoh indicator 
Indicator
Pelarut
Warna asam
Warna basa
Daerah pH
Tymol blue
Air
Merah
Kuning
1,3-3,0
Metyl kuning
Etanol 90%
Merah
Kuning
2,9-4,0
Metyl jingga
Etanol 90%
Merah
Kuning jingga
3,1-4,4
Brom fenol blue
Air
Kuning
Merah jambu
3,0-4,6
Brom Cressol Green
Air
Kuning
Biru
4,8-5,4
Metil Red
Air
Merah
Kuning
4,2-6,2
Brom Tymol Blue
Air
Kuning
Biru
6,0-7,6
Fenol red
Air
Kuning
Merah
6,4-8,0
Fenolftalein
Etanol 90%
Tak berwarna
Merah ungu
8,0-10,10
Tirolftalein
Etanol 90%
Tak berwarna
Biru
8,3-10,5




C.   Alat dan Bahan
a.     Alat                                                  
Botol bertutup
Gelas arloji
Buret
Gelas kimia
Erlenmeyer
Gelas ukur
Corong
Botol semprot

b.     Bahan
Aquadest
NaOH
Hcl
Asam Oksalat
Indicator
D.   Prosedur
Pembuatan Pereaksi
¨     Larutan baku sekunder
Pembuatan baku sekunder HCl 0.1 N






       1 laquadest lalu dinginkan










Pembuatan baku sekunder NaOH 0,1 N












              4 g NaOH + 1 l aquadest









¨     Larutan baku primer

Pembuatan larutan baku primer asam oksalat






0,63 as.oksalat + air suling. Kocok !!



Pembakuan / standarisasi
Pembakuan larutan NaOH dengan larutan asam oksalat

50 ml aquadest + asam oksalat + 2 tetes penolftalein













           Titrasi dg NaOH 0,1 N





Pembakuan HCl 0,1 N dengan Na2CO3

                         0,2 g boraks + 50 ml aquadest + 2 tetes indicator .



Titrasi dengan HCl..




E.   Data Hasil Pengamatan dan Pembahasan
Pembakuan NaOH
Mg asam oksalat
Volume NaOH
60 mg
0-9,9 ml
65 mg
9,9-20,1 ml
70 mg
20,1-30,6 ml
Rata-rata
0,6363 N

Kadar NaOH : V asam oksalat x N asam oksalat
        V NaOH (titrasi)
                                 : 60 mg x 0,1 / 9,9 ml = 0,6060 N
                                 : 65 mg x 0,1 / 10,2 ml = 0,6372 N
                                 : 70 mg x 0,1 / 10,5 ml = 0,6666 N
Penentuan kadar HCl
Volume HCl
Volume NaOH
10 ml
2-2,2
10 ml
22-2,4
10 ml
2,4-2,5
Rata-rata
0,0015 N

Kadar HCl : V titrasi x N NaOH /  V sampel
 :  0,2 x 0,6363 / 10 ml = 0,0127 N
: 0,2 x 0,6366 / 10 ml = 0,0127 N
: 0,1 x 0,6363 / 10 ml = 0,0063 N




F.    Pembahasan
Standarisasi NaOH dengan asam oksalat
Reaksi yang terjadi antara asam oksalat dengan NaOH adalah sebagai berikut :
2NaOH + H2C2O4                 Na2C2O4 + 2H2
Pada standarisasi NaOH terhadap asam oksalat indicator yang digunakan adalah penolftalein atau PP 1 % ,pada saat indicator ditambahkan warna larutan tetap bening,setelah dititrasi dengan NaOH sebanyak 9,9 ml larutan berubah menjadi warna pink atau merah muda. Perubahan warna pada larutan disebabkan oleh resonansi isomer electron. Berbagai indicator mempunyai tetapan ionisasi yang berbeda,sehingga menunjukan warna pada range pH yang berbeda. Indicator penolftalein adalah indicator yang dibuat dengan kondensasi anhidrida fthalein dengan fenol.  Jika indicator ini digunakan,maka akan menunjukan pH yang berkisar antara 8,2 – 10,0 atau berlangsung antara basa kuat dengan asam kuat.
Dari hasil praktikum,di dapatkan normalitas NaOH melalui perhitunga sebagai berikut :
 Kadar NaOH : V asam oksalat x N asam oksalat
        V NaOH (titrasi)
                                 : 60 mg x 0,1 / 9,9 ml = 0,6060 N
                                 : 65 mg x 0,1 / 10,2 ml = 0,6372 N
                                 : 70 mg x 0,1 / 10,5 ml = 0,6666 N
Rata-rata = 0,6060 + 0,6372 + 0,6666 / 3 = 0,6366 N

Jadi kadar NaOH pada proses titrasi yan dilakukan adalah sebanyak 0,6366 N .
Terjadinya kesalahan dalam melakukan praktikum ini disebabkan oleh beberapa factor,diantaranya:
¨     Kesalahan pada saat penimbangan asam oksalat
¨     Kesalaha pada saat memasukan asam oksalat pada labu ukur
Dan kesalahan kecil lainnya termasuk pembersihan pada bagian muka bagian atas buret yang tidak di lap oleh tisu .
Titrasi asam basa berdasarkan reaksi penetralan atau netralisasi. Titrasi yang dilakukan kali ini adalah jenis titrasi asam kuat basa kuat yaitu antara NaOH dengan HCl .
Adapun reaksi kimia yang terjadi adalah sebagai berikut :
NaOH + HCl               NaCl + H2O
Titrasi dilakukan dengan cara mereaksikan sedikit demi sedikit larutan basa yaitu NaOH melalui buret,ke dalam larutan asam yang berada pada Erlenmeyer dengan volume tertentu. Pada volume 0,2 ml terjadi perubahan warna pada Erlenmeyer seperti gambar di bawah ini .
Gambar perubahan warna pada titasi menggunakan indicator pp.

ada dua cara untuk mengetahui titik ekivalen pada titrasi,
1.     Memakai pH meter untuk memonitor pH selama titrasi dilakukan. Kemudian membuat plot antara pH dengan volume titran untuk memperoleh kurva titrasi. Titik tengah dari kurva titrasi tersebut dinamakan titik ekivalen. Cara ini jarang dilakukan karena harus menggunakan sarana yang mendukung.
2.     Memakai indicator asam basa, indicator ditambahkan 2 hingga 3 tetes pada titran sebelum proses  titrasi dilaukan.indikatorini akan berubah warna ketika titik ekivalen terjadi. Pada saat inilah titrasi dihentikan.

Perubahan warna diarapkan tidak terlalu muda dan juga tidak terlalu tua. Agar mendapatkan hasil titrasi yang maksimal. Warna yang cocok adalah warna yang berada di tengah-tangah. Tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.



indcolors





 
 
 
G.  Kesimpulan


Kadar larutan asam dapat ditentukan dengan menggunakan laruta basa yang sudah diketahui kadarnya,dan sebaiknya kadar suatu larutan basa dapat ditentukan dengan menggunakan larutan asam yang sudah diketahui kadarnya.

          Pada standarisasi NaOH terhadap asam oksalat indicator yang digunakan adalah penolftalein atau PP 1 %.





SHARE4RT Updated at:

Laporan praktikum fisika dasar pengukuran dasar benda padat Document Transcript


  • 1. LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR “PENGUKURAN DASAR PADA BENDA PADAT” Disusun oleh: Mesa Fahjrul. I (0651-12-435) Nurul Hanifah (0651-12-434) Shara Deianira (0651-12-449) Tanggal Praktikum: 29 Oktober 2012 Asisten Dosen: 1. Dra. Trirakhma S, Msi 2. Rissa Ratimanjari S.Si 3. Noorlela Rekan Kerja: Gilang Putra Ditama Luthfi Salzir Isa Al-habsyi LABORATORIUM FISIKA PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTERFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PAKUAN
  • 2. BAB I PENDAHULUANDalam fisika, pengukuran merupakan salah satu syarat yang tidak boleh ditinggalkan. Aktivitasmengukur menjadi sesuatu yang sangat penting untuk selalu dilakukan dalam mempelajariberbagai fenomena yang sedang dipelajari. Mengapa demikian?Sebelumnya ada baiknya jika kita mengingat definisi pengukuran atau mengukur itu sendiri.Mengukur adalah membandingkan suatu besaran dengan besaran lain yang telah disepakati.Misalnya untuk mengukur panjang suatu kabel maka kita bisa menggunakan meteran. Dalam halini besaran yang dibandingkan adalah panjang dari kabel tersebut. Sedangkan besaranpembandingnya adalah meteran. Meteran merupakan alat ukur besaran panjang yang satuannyatelah disepakati. Dengan demikian jika nilai hasil perbandingan kedua besaran tersebutmenunjukkan bahwa panjang kabel itu ternyata 1,5 kali lebih panjang dari ukuran satu meterandapat dikatakan bahwa panjang kabel yang terukur adalah 1,5 meter.Mengukur itu sangat penting untuk dilakukan. Mengukur dapat dikatakan sebagai usaha untukmendefinisikan karakteristik suatu permasalahan secara kuantitatif. Dan jika dikaitkan denganproses penelitian atau sekedar pembuktian suatu hipotesis maka pengukuran menjadi jalan untukmencari data-data yang mendukungnya.Dengan pengukuran ini kemudian akan diperoleh data-data numerik yang menunjukkan pola-pola tertentu sebagai bentuk karakteristik dari fenomena atau permasalahan tersebut. Dengandemikian, maka dapat dihasilkan suatu kesimpulan yang bersifat kualitatif berdasarkan pola-polayang dihasilkan oleh data-data kuantitatif tersebut.Dengan salah satu argumentasi di atas, sudah dapat kita ketahui betapa penting dandibutuhkannya aktivitas pengukuran dalam fisika. Maka tidak ada alasan bagi para fisikawanbahkan mahasiswa untuk mengabaikannya dalam setiap riset-riset mereka.1.1 TUJUAN PERCOBAANDengan dilakukannya percobaan pada praktikum ini diharapkan bahwa mahasiswa dapat denganmudah mempergunakan beberapa alat ukur. Dengan tidak hanya mengetahui namanya sajanamun juga mempergunakan dan merepresentasikan data-data yang terukur dalam sebuah formatlaporan yang sesuai.Sebagai ssatu hasil keluaran yang dapat dipresentasikan dengan baik merupakan tujuanberikutnya dimana mahasiswa dapat menentukan volume dan massa jenis beberapa zat padat.Hingga akhirnya presentasi format percobaan dapat diperbandingkan dengan teori-teori yangterkait dengan percobaan apakah percobaan yang dilakukan dapat dipastikan sesuai atau bahkanjauh melenceng dari teori yang ada.
  • 3. 1.2 DASAR TEORIBesaran dan SatuanBesaran dalam fisika diartikan sebagai sesuatu yang dapat diukur, serta memiliki nilai besaran(besar) dan satuan. Sedangkan satuan adalah sesuatu yang dapat digunakan sebagai pembandingdalam pengukuran. Satuan Internasional (SI) merupakan satuan hasil konferensi para ilmuwan diParis, yang membahas tentang berat dan ukuran. Berdasarkan satuannya besaran dibedakanmenjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.1. Besaran PokokBesaran pokok adalah besaran yang digunakan sebagai dasar untuk menetapkan besaran yanglain. Satuan besaran pokok disebut satuan pokok dan telah ditetapkan terlebih dahuluberdasarkan kesepakatan para ilmuwan. Besaran pokok bersifat bebas, artinya tidak bergantungpada besaran pokok yang lain.Dimensi suatu besaran adalah cara besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokoknya.Pada sistem Satuan Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang berdimensi, sedangkan duabesaran pokok tambahan tidak berdimensi. Cara penulisan dimensi dari suatu besaran dinyatakandengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi.Berdasarkan table bahwa dapat diketahui dimensi tertentu dari suatu benda, misalkan untukmengetahui Volume zat padat jika bentuknya beraturan, maka akan memiliki panjang, lebar,tinggi, diameter dan sebagainya.PENGUKURAN CARA STATISUntuk mengukur volume zat padat yang teratur bentuknya (kontinu) dapat pula dilakukan secaratidak langsung dengan mengukur perubah (variabel) yang membangunnya.Volume balok dapat juga dilakukan dengan cara mengukur panjang lebar dan tinggi dari balokitu sehingga :
  • 4. Vbalok = p x l x tDengan;p = panjang balokl = lebar balokt = tinggi balokSedangkan volume silinder pejal dapat juga dilakukan dengan mengukur diameter dan panjangsilinder itu sehingga: Vsilinder = ¼ π d2 .pDengan;d = diameter silinderp = panjang silinderDalam menentukan massa jenis suatu benda pada percobaan ini, akan menerapkan HukumArchimmides :setiap benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya ke dalam fluida, akan mendapat gaya keatas sebesar beratfluida yang dipindahkan oleh benda itu.Melalui pemahaman ini kita akan membandingkan harga massa jenis yang dihitung secarakonfensional (hitung massa dan volume) dan dengan menerapkan hukum Archimides.PENGUKURAN CARA DINAMISUntuk mengukur benda dengan cara dinamis, maka benda harus dicari dahulu masa di udara danmasa di air dengan menggunakan neraca teknis.Massa jenis (rapat massa) suatu zat adalah massa tiap satuan volume atau dapat dirumuskan: V = Mu – MaDengan ;Mu = Massa udaraMa = Massa air ρ= –Dengan ;ρ = massa jenis (g/cm3)M = massa zat (g)V = volume zat (cm3)Jika massa dan volume dapat diketahui dengan cara menimbang zat itu dengan timbangan atauneraca teknis sehingga besaran massa dapat diukur langsung dengan alat ukurnya. Untukmengukur langsung volume zat padat dapat dilakukan dengan memasukkan zat padat itu ke
  • 5. dalam gelas ukur yang berisi zat cair. Apabila zat itu tenggelam seluruhnya maka perubahanpenunjukan volume itu dari zat padat tersebut.Tetapi untuk mengukur volume zat padat besarannya tidak selalu dapat diukur langsung sepertiitu karena terdapat zat padat yang massa jenisnya lebih kecil dari zat cair sehingga kalau zatpadat tersebut dimasukkan ke dalam zat cair akan mengapung atau melayang ( tidak tenggelamseluruhnya).
  • 6. BAB II ALAT DAN BAHANSejak jaman dahulu orang telah melakukan pengukuran, seperti mengukur luas tanah, mengukurmassa badannya, dan mengukur selang waktu antara matahari terbit sampai tenggelam.Mengukur merupakan yaitu proses membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besarantertentu yang telah diketahui atau ditetapkan sebagai acuan. Pada pengukuran yang berbeda kitamungkin membutuhkan alat/instrumen yang berbeda pula.Misalnya, saat mengukur panjang jalan Anda menggunakan meteran, tetapi saat menimbangberat badan Anda menggunakan neraca. Berikut akan Anda pelajari instrumen pengukurpanjang, massa, dan waktu.Alat Pengukuran yang dibutuhkan pada praktikum kali ini adalah a. Jangka SorongJangka sorong terdiri atas dua bagian, yaitu rahang tetap dan rahang geser. Skala panjang yangterdapat pada rahang tetap merupakan skala utama, sedangkan skala pendek yang terdapat padarahang geser merupakan skala nonius atau vernier. Nama vernier diambilkan dari nama penemujangka sorong, yaitu Pierre Vernier, seorang ahli teknik berkebangsaan Prancis.Skala utama pada jangka sorong memiliki skala dalam cm dan mm. Sedangkan skala noniuspada jangka sorong memiliki panjang 9 mm dan di bagi dalam 10 skala, sehingga beda satuskala nonius dengan satu skala pada skala utama adalah 0,1 mm atau 0,01 cm.Jadi, skala terkecil pada jangka sorong adalah 0,1 mm atau 0,01 cm. Jangka sorong tepatdigunakan untuk mengukur diameter luar, diameter dalam, kedalaman tabung, dan panjangbenda sampai nilai 10 cm. b. Mikrometer SekrupMikrometer sekrup sering digunakan untuk mengukur tebal bendabenda tipis dan mengukurdiameter benda-benda bulat yang kecil seperti tebal kertas dan diameter kawat. Mikrometersekrup terdiri atas dua bagian, yaitu poros tetap dan poros ulir. Skala panjang yang terdapat padaporos tetap merupakan skala utama, sedangkan skala panjang yang terdapat pada poros ulirmerupakan skala nonius.Skala utama mikrometer sekrup mempunyai skala dalam mm, sedangkan skala noniusnyaterbagi dalam 50 bagian. Satu bagian pada skala nonius mempunyai nilai 1/50 × 0,5 mm atau0,01 mm.
  • 7. Jadi, mikrometer sekrup mempunyai tingkat ketelitian paling tinggi dari kedua alat yang telahdisebutkan sebelumnya, yaitu 0,01 mm. c. Neraca TeknisMassa benda menyatakan banyaknya zat yang terdapat dalam suatu benda. Massa tiap bendaselalu sama dimana pun benda tersebut berada. Satuan SI untuk massa adalah kilogram (kg).Alat untuk mengukur massa disebut neraca. Ada beberapa jenis neraca, antara lain, neracaohauss, neraca lengan, neraca langkan, neraca pasar, neraca tekan, neraca badan, dan neracaelektronik. Setiap neraca memiliki spesifikasi penggunaan yang berbeda-beda. Jenis neraca yangumum ada adalah neraca tiga lengan dan empat lengan.Pada neraca tiga lengan, lengan paling depan memuat angka satuan dan sepersepuluhan, lengantengah memuat angka puluhan, dan lengan paling belakang memuat angka ratusan.Selain beberapa alat ukur diatas pada praktikum kali ini juga dipergunakan bejana gelas untukmengukur volume dengan teorema Archimedes, Thermometer untuk mengukur suhu ruangandan Barometer digunakan untuk mengetahuui tekanan dalam ruangan.Dan benda yang diukur berupa satu buah balok tembaga, satu buah besi silinder dan sebuahkunci.
  • 8. BAB III METODE PERCOBAANPercobaan I (Mencari Volume dan Massa Balok)Kubus yang diukur adalah balok kuningan. Teknik yang digunakan adalah dengan mengukurrusuk-rusuk kubus tersebut menggunakan jangka sorong dan milimeter sekrup. Masing-masingpengukuran rusuk tiap kubus diulang 3 kali. Sedangkan untuk pengukuran massa, percobaanyang dilakukan hanya 1 kali.Percobaan II (Mencari Volume dan Massa Besi Silinder)Silinder yang diukur adalah silinder besi. Teknik yang digunakan adalah dengan mengukurtinggi menggunakan jangka sorong dan diameter menggunakan micrometer skrup. Masing-masing pengukuran tinggi dan diameter dilakukan 3 kali. Sedangkan pengukuran massa,dilakukan percobaan sebanyak satu kali saja.Percobaan III (Mencari Volume dan Massa sebuah kunci)Kunci yang digunakan adalah sebuah kunci pintu, dapat diprediksikan sebelumnya bahwa kunciterbuat dari bahan campuran tembaga dan timah. Pengukuran volume dilakukan denganmenggunakan bejana gelas dan cairan. Dan untuk mengetahui massa dilakukan denganmenggunakan neraca.
  • 9. BAB IV HASIL PENGAMATANBerdasarkan pengamatan dan percobaan yang telah dilakukan pada hari Senin29 Oktober 2012,maka didapatkan dilaporkan hasilnya sebagai berikut : Keadaan ruangan P (cm) Hg Temperature (0C) C (%) Sebelum percobaan 75,55 260 74% Sesudah percobaan 75,50 270 71%  StatisTable Pengamatan Balok Kuningan , m = 66,5 gram No P(cm) L (cm) T (cm) V (cm3) (g/cm3) 1 4,1 1,91 0,972 7,60 8,75 2 4,1 1,91 0,973 7,61 8,73 3 4,1 1,92 0,971 7,64 8,70 4,1 1,91 0,972 7,65 8,72Table Pengamatan Tabung Besi , m=62,1 gram No D(cm) T (cm) V (cm3) (g/cm3) 1 1,581 4,2 8,24 7,53 2 1,580 4,2 8,23 7,54 3 1,581 4,2 8,24 7,53 1,580 4,2 8,23 7,53  DinamisTable Pengamatan Kunci dan Tabung No. Benda Mu (g) Ma (g) V (cm3) (g/cm3) 1. Kunci 11,900 10,100 1,8 6,61 2. Tabung 62,200 54,250 7,95 7,82
  • 10. BAB V PEMBAHASANBerdasarkan Percobaan pertama yang dilakukan pada balok kuningan didapatkan data ukuranPanjang, lebar dan tinggi, serta massa benda.Sehingga dapat diperhitungkan sebagai berikut :Diketahui, Tabel Perhitungan dan massa benda = 66,5 gramVolume = pxlxt Massa Jenis = massa / volumePercobaan 1 = 4,1 x 1,91x 0,972 = 66,5 / 7,60 = 7,60 cm3 = 8,75 gr/cm3Percobaan 2 = 4,1 x 1,91 x 0,973 = 66,5 / 7,61 = 7,61 cm3 = 8,73Percobaan 3 = 4,1 x 1,91 x 0,972 = 66,5 / 7,64 = 7,64 cm3 = 8,70Dari hasil perhitungan didapatkan rata-rata data sebesar 8,72 gr/cm3Sehingga nilai ketelitian dapat diperhitungkan dengan menggunakan rumus sebagai berikut : – ketelitian = │ x 100% = │ │x 100 % = 0,01 x 100 % = 0,99 x 100 % = 99 %Percobaan dan perhitungan mendekati kepada data standar massa jenis kuningan yaitu sebesar99%
  • 11. Berdasarkan Percobaan kedua yang dilakukan pada besi silinder didapatkan data ukuranPanjang, diameter, serta massa benda.Sehingga dapat diperhitungkan sebagai berikut :Diketahui, Tabel Perhitungan dan massa benda adalah 62,1 gramVolume = ¼ π d2 .p Massa Jenis = massa/volumePercobaan 1 = ¼ x 3,14 x (1,581)2 x 4,2 = 62,1 / 8,24 = 8,24 cm3 = 7,53Percobaan 2 = ¼ x 3,14 x (1,580)2 x 4,2 = 62,1 / 8,23 = 8,23 cm3 = 7,54Percobaan 3 = ¼ x 3,14 x (1,581)2 x 4,2 = 62,1 / 8,24 = 8,24 cm3 = 7,53Dari hasil perhitungan didapatkan rata-rata data sebesar 7,53 g/cm3Sehingga nilai ketelitian dapat diperhitungkan dengan menggunakan rumus sebagai berikut : – ketelitian = │ x 100% = │ │x 100 % = 0,03 x 100 % = 0,97x 100 % = 97 %Percobaan dan perhitungan mendekati kepada data standar massa jenis besi yaitu sebesar 97%.
  • 12. Berdasarkan Percobaan ketiga yang dilakukan pada bendakunci dan tabungdidapatkan dataukuran volume, massa udara dan massa air.Sehingga dapat diperhitungkan sebagai berikut : Vkunci = Mu – Ma = 11,9 – 10,1 = 1,8 gram kunci = = – = 3 = Vtabung = Mu – Ma =62,2 –54,25 = 7,95 gram tabung = = – = 3 =Massa Jenis Kunci Tidak Sebanding dengan Massa Jenis benda seperti Besi Kuningan 8,6 danBesi 7.8Hal ini disebabkan karena kunci terbuat dari bahan campuran.
  • 13. BAB VI KESIMPULANMengukur itu sangat penting untuk dilakukan. Mengukur dapat dikatakan sebagai usaha untukmendefinisikan karakteristik suatu permasalahan secara kuantitatif. Dan jika dikaitkan denganproses penelitian atau sekedar pembuktian suatu hipotesis maka pengukuran menjadi jalan untukmencari data-data yang mendukungnya.Pengukuran harus dilakukan dengan kecermatan yang tinggi dan dilakukan dengan alat yangsesuai agar hasil pengukuran meminimalisirkan kesalahan.Hasil Pengukuran harus dituangkan dalam bentuk tabel dengan baik agar tidak perlu dilakukanpengukuran ulang yang mengaibatkan lamanya proses perhitungan data kembali.Percobaan pada balok kuningan menghasilkan ketelitian hampir mencapai 100 % atau sebesar99% dan besi silinder sebesar 97%. Namun pada pengukuran secara langsung pada kuncididapatkan data sebesar 6,61 gram/cm3dimana masa jenis kunci lebih kecil dari massa jenisstandar untuk kuningan dan besi. Dapat diperkirakan bahwa kunci terbuat dari bahan campuranlogam yang memiliki massa jenis lebih rendah dari besi dan kuningan. 
     Semoga Bermanfaat. Terima Kasih.
SHARE4RT Updated at:

Anas Urbaningrum, Korupsi, dan Monas

Anas Urbaningrum, Korupsi, dan Monas – Satu persatu ‘personil’ Partai Demokrat terseret dalam kasus korupsi. Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Siti Hartati Murdaya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Satu lagi wakil rakyat yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi dari Partai Demokrat adalah Anas Urbaningrum. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus korupsi Pembangnan Pusat Pelatihan Olahraga Hambalang. Dengan ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka, maka Anas resmi tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Anas Urbaningrum Korupsi dan Monas 150x150 Anas Urbaningrum, Korupsi, dan Monas
Anas Urbaningrum, Korupsi, dan Monas
Anas Urbaningrum lahir di Blitar, Jawa Timur pada tanggal 15 Juli 1969. Anas menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dari 23 Mei 2010. Terpilih pada usia 40 tahun menjadikannya salah seorang ketua partai termuda di Indonesia. Sebelumnya ia menjalankan tugas sebagai Ketua Bidang Politik dan Otonomi Daerah DPP Partai Demokrat dan Ketua Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat. Anas terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2009 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII (Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Tulungagung dengan meraih suara terbanyak. Sejak terpilih menjadi ketua partai, ia mengundurkan diri dari jabatannya di DPR.

Anas Urbaningrum, Korupsi, dan Monas

Satu hari setelah ditetapkannya Anas sebagai tersangka kasus korupsi Hambalang, Anas mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Anas Urbaningrum mengadakan jumpa pers pengunduran dirinya dari Ketua Umum Partai Demokrat, di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2013).
Ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) diawali dengan penetapan Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus korupsi Hambalang. Dalam pemberitaanyang dilakukan oleh KPK, KPK menjelaskan Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum merupakan satu paket dalam kasus Hambalang ini.
Awalnya Anas Urbaningrum mengaku tidak terlibat dalam kasus korupsi Hambalang. Anas selalu membantah menerima uang dari proyek hambalang. Bahkan, Anas mengeluarkan pernyataan “Saya yakin. Yakin. Satu rupiah saja Anas korupsi di Hambalang, gantung Anas di Monas.” Pernyataan ini dikeluarkan Anas untuk membela diri dari tuduhan-tuduhan korupsi yang dialamtkan kepada dirinya. Namun, kenyataannya sampai telah ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Anas belum juga menepati janjinya untuk digantung di monas. Saat ini banyak masyarakat yang menuntut janji Anas untuk menggantungkan dirinya di Monas. Karena Anas belum juga menepati janjinya, maka masyarakat membuat gambar wajah anas yang digantung di monas.
Saat ini kasus Anas Urbaningrum telah diproses oleh KPK. Dalam menjalani kasus ini, Anas tidak mendapat bantuan hukum dari Partai Demokrat. Hal ini dikarenakan Anas bukan lagi menjadi bagian dari Demokrat. Namun, Anas yag dulu merupakan mantan Ketua Umum PB HMI akan didukung dan mendapat bantuan hukum dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Mereka meminta agar kasus Anas diperlakukan secara adil.

Anas Urbaningrum, Korupsi, dan Monas

SHARE4RT Updated at:

Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor

Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor – Satu lagi peserta X-Factor yang nggak bisa kita ragukan lagi. Shena X-Factor alias Shena Malsiana. Shena Malsiana merupakan salah satu peserta X-factor yang mempunyai suara yang bener-bener bagus. Nih, kayak malem ini tanggal 8 Maret 2013 suara Shena Malsiana bener-bener bagus dengan bawain lagu dari Adele yang berjudul Turning Tables. Shena membawakan lagu ini dengan sempurna. Terbukti dari komentar juri yang positif. Dari awal sampe sekarang komentar para juri pasti positif nggak pernah negatif.Malam ini para juri kembali terpesona dengan suara emas Shena X-factor. Salah satu juri X-Factor yaitu Ahmad Dhani aja berkomentar ‘Shena, kapan sih kamu nyanyi jelek?’ hal ini membuktikan kalo anak asuh nya Rossa ini berhasil membawakan lagu Turning Tables dengan baik. Pujian-pujian dari juri yang lain juga mampir ke diri Shena Malsiana. Shena memang mempunyai bakat dalam menyanyi dengan genre Jazz yang sangat baik. Padahal Shena sendiri tidak tau apa jenis musik yang dia punya saat ini.
Saat ini Shena sudah sangat menjadi idola semua orang Indonesia. Semua jejaring sosial membahas tentang Shena X-Factor. Sebelum dia terkenal seperti ini, Shena Malsiana hanyalah cewek yang bertubuh cukup berisi yang menjalankan aktivitas kehidupan dan cewek yang pantang menyerah. Sebelum masuk X-factor, Shena sempat mengikuti berbagai macam audisi tapi gagal. Cewek blasteran Jepang-Bengkulu ini sangat bahagia bisa bergabung dengan X-Factor sehingga bisa menyalurkan bakat menyanyinya. Oia, sebelum dilanjutin cerita tentang Shena Malsiana kita liat dulu ya biodata Shena X-Factor.
Nama   : Shena Malsiana
Umur  : 23 tahun
Alamat : Pamulang Permai 2, Tangerang Selatan Indonesia
Hobi : Musik
Shena Malsiana ini mempunyai bakat menyanyi dari keturunan ibu dan nenek nya. Shena X-Factor mengakui bahwa dulu nenek nya merupakan penyanyi keroncong, ibu nya juga menjadi bintang radio. Diakui Shena X-Factor sampai saat ini dia masih sering diajarin sama ibu nya. Shena ini juga merupakan penggemar dari Dream Theater.

Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor

Shena Malsiana juga rela menunda skripsi demi kegiatan nya di X-Factor. Shena Malsiana ini merupakan siswi dari Univerisitas Pelita Harapan jurusan Broadcast Journalism. Dia mau serius di X-Factor, jadi dia harus merelakan skripsi nya tertunda.
Cewek berisi ini mempunyai jenis aliran musik Jazz. Shena selalu menampilkan performa yang sangat baik. Usianya 23 tahun, masih sangat muda dan sudah mempunyai bakat yang amat sangat luar biasa. Selera musik nya sangat tinggi.
Masih pada penesaran dengan muka Shena Malsiana, nih diliat dulu foto-fotonya.
Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor
Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor
Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor-2
Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor-2

Shena X-Factor
Shena X-Factor

Demikianlah beberapa pembahasan aku tentang Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor.

Shena X-Factor, Biodata dan Foto Shena Malsiana X-Factor




SHARE4RT Updated at:

Macam-macam jersey bola

Jenis-Jenis Jersey Bola – Bagi para penggila bola, jersey pasti jadi salah satu barang wajib dibeli dan dipake kalo lagi mau nonton bola. Apalagi kalo club kesayangan yang main, pasti semuanya pada pake jersey. Nggak hanya buat nonton sih, ada juga yang make jersey buat jalan-jalan atau buat santai. Sering banget kan kita lihat dari anak kecil hingga dewasa rata-rata suka banget make jersey. Banyak banget kan sering kita lihat orang-orang yang jualan jersey. Dari jersey yang KW hingga original. Onlineshop, toko-toko khusus perlengkapan bola biasanya jual jersey dari yang termurah hingga termahal.
Jenis-Jenis Jersey Bola
Jenis-Jenis Jersey Bola
Mungkin bagi pecinta bola dan sering banget beli jersey, pasti tau jenis-jenis jersey bola.  Ada banyak kan jenis-jenis jersey bola yang dijual dipasaran dari yang jersey original, jersey KW Thailand, Jersey KW Hongkong, dan lainnya. Jersey KW ini diproduksi mungkin agar orang yang nggak bisa beli jersey original dapat membeli jersey bola juga. Isi kantong orang kan beda-beda :D .
Nih, aku mau ngasih beberapa informasi tentang Jenis-Jenis Jersey Bola buat nambah pengetahuan kalian tentang Jenis-Jenis Jersey Bola. Kita mulai dari yang murah hingga ke harga yang mahal ya :D

Jenis-Jenis Jersey Bola

1. Jersey KW 2 Lokal
Jenis jersey ini bisa dikatakan jersey yang dengan harga yang paliiing murah. Biasanya ini banyak kita lihat di toko-toko baju biasa. Harganya sekitaran Rp. 50.000. Murah kan? Tapi kalo beli harga murah harus bisa menerima keadaan jersey itu ya.. Biasanya kalo yang murah ini warna baju nya nggak terlalu mirip dengan original. Terus bahannya juga kurang bagus dan nggak awet biasanya.
2. Jersey KW Lokal
Jersey ini biasanya dipatok harga kurang lebih 100 ribuan. Jersey ini juga biasanya dibeli dengan sistem pre order (PO). Biasanya ini sering dijual di onlineshop. Pembeli juga bisa menambah nama dan nomor punggung di jersey yang akan dibelinya. Biasanya jersey jenis ini dibuat dengan bahan dri-fit walaupun nggak sebagus Dri-Fit original.
3 Jersey KW Hongkong
Jersey KW Hongkong bisa dibilang jersey yang cukup bagus dibanding dua jenis jersey sebelumnya. Harga nya berkisar 150-200 ribuan. Bahannya juga Dri-Fit yang lumayan bagus.
4. Jersey KW Thailand
Jersey KW Thailand ini adalah jenis jersey bola yang paling dicari oleh pecinta bola. Soalnya jersey KW Thailand ini hampir mirip dengan Jersey Original. Kalo masalah harga ya lumayan mahal. Tergantung sama penjual ya.. :D . Jersey jenis ini juga kalo dicuci biasanya nggak luntur kayak jersey-jersey KW 2. Biasanya jersey KW Thailand ini dibagian lehernya ada tulisan dan poly bag nya juga udah keliatan hampir mirip ori.
5. Jersey Original
Jersey satu ini merupakan jersey paling bagus diantara Jenis-Jenis Jersey Bola lainnya. Iyalah, dari harga aja udah cukup menguras kantong kalo beli jersey original. Tapi biasanya orang yang udah tergila-gila dengan bola nggak peduli harga, yang penting baju yang mereka pake itu original. Biasanya jersey original dijual di outlet-outlet resmi misal Adidas, Nike, dan lainnya. Jersey ini nggak dijual sembarangan.
Nah, udahan dulu ya informasi Jenis-Jenis Jersey Bola nya. Silahkan pilih Jersey mana yang mau kalian beli. Kalo emang penggila bola dan cinta banget sama klub nya beli yang asli ya.. :D

Jenis-Jenis Jersey Bola

SHARE4RT Updated at:
Pulsa Gratis